Copyright 2017 - Custom text here

Struktur tanah di Cappadocia ternyata sangat bagus untuk bahan baku kerajinan keramik, banyak pengusaha keramik disekitar Cappadocia yang menghasilkan seni keramik yang indah. Kami sempat mengunjungi salah satunya yaitu Sultan Ceramic, tempatnya mencirikan khas Cappadocia dengan lorong bawah tanahnya, Mereka menerima pesanan dan bisa mengirimkan produk mereka kemana saja dengan packing yang bagus dijamin tidak pecah. Anda yang hobby dengan keramik pasti tidak melepaskan kesempatan mengunjungi mereka bila ke Cappadocia.

Beberapa hasil kerajinan keramik

Bangunan Hotel yang sebagian kamarnya berada didalam bukit batu

Selain menikmati keindahan Cappadocia lewat udara, kitapun bisa menjelajahi padang pasir Cappadocia lewat darat menggunakan motor roda 4 off road. Kita bisa menikmati pengalaman lain yang mengesankan tetapi penuh debu serta perlu ketrampilan mengemudikan kendaraan karena memang medannya agak berat.

Keanehan bentuk batu-batuan bisa dilihat dari dekat sekali.

Persiapan dipagi hari menjelang naiknya balon sekitar jam 6:30

Walau terlihat seperti daerah gersang dan bebatuan banyak sekali tetapi ternyata daerah Cappadocia mampu menghasilkan buah-buahan dan sayuran segar. Kami berada di Cappadocia dari tanggal 29 September 2015 sampai tanggal 1 Oktober 2015 dengan tujuan utama naik balon terbang menikmati keindahan wilayah Cappadocia dari udara.

Kapadokia (bahasa Turki: Kapadokya, dari bahasa Yunani: Καππαδοκία / Kappadokía, bahasa Persia: کاپادوکیه Kāpādōkiyeh; bahasa Inggris: Cappadocia, juga Capadocia) adalah daerah bersejarah di Anatolia Tengah, terutama di Provinsi Nevşehir di negara Turki modern.

Pada zaman Herodotus, Kapadokia dilaporkan meliputi seluruh daerah dari Pegunungan Taurus ke wilayah Euxine (pada Laut Hitam), dengan batas selatan rangkaian pegunungan Taurus yang memisahkannya dari daerah Kilikia, batas timur hulu sungai Efrat dan dataran tinggi Armenia, batas utara Pontus, dan batas barat Likaonia serta bagian timur Galatia