Copyright 2017 - Custom text here

Walaupun Tiongkok dan India mengklaim mereka telah mengonsumsi teh sejak tahun lalu, negara lain yaitu Turki ternyata juga memiliki budaya minum teh. 

Kemanapun Anda pergi di Turki, teh atau kopi akan ditawarkan kepada Anda sebagai tanda pertemanan dan ramah tamah, dimanapun, kapanpun, sebelum atau sesudah makan. Teh Turki merupakan teh hitam atau Camellia Sinensis yang disebut Çay dalam bahasa Turki.

[Wikipedia] Republik Turki (bahasa Turki: Türkiye Cumhuriyeti) disebut Türkiye (bahasa Turki: Türkiye) adalah sebuah negara besar di kawasan Eurasia. Wilayahnya terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya dan daerah Balkan di Eropa Tenggara. Turki berbatasan dengan Laut Hitam di sebelah utara; Bulgaria di sebelah barat laut; Yunani dan Laut Aegea di sebelah barat; Georgia di timur laut; Armenia, Azerbaijan, dan Iran di sebelah timur; dan Irak dan Suriah di tenggara; dan Laut Mediterania di sebelah selatan. Laut Marmara yang merupakan bagian dari Turki digunakan untuk menandai batas wilayah Eropa dan Asia, sehingga Turki dikenal sebagai negara transkontinental.

Struktur tanah di Cappadocia ternyata sangat bagus untuk bahan baku kerajinan keramik, banyak pengusaha keramik disekitar Cappadocia yang menghasilkan seni keramik yang indah. Kami sempat mengunjungi salah satunya yaitu Sultan Ceramic, tempatnya mencirikan khas Cappadocia dengan lorong bawah tanahnya, Mereka menerima pesanan dan bisa mengirimkan produk mereka kemana saja dengan packing yang bagus dijamin tidak pecah. Anda yang hobby dengan keramik pasti tidak melepaskan kesempatan mengunjungi mereka bila ke Cappadocia.

Beberapa hasil kerajinan keramik

Bangunan Hotel yang sebagian kamarnya berada didalam bukit batu

Selain menikmati keindahan Cappadocia lewat udara, kitapun bisa menjelajahi padang pasir Cappadocia lewat darat menggunakan motor roda 4 off road. Kita bisa menikmati pengalaman lain yang mengesankan tetapi penuh debu serta perlu ketrampilan mengemudikan kendaraan karena memang medannya agak berat.

Keanehan bentuk batu-batuan bisa dilihat dari dekat sekali.

Persiapan dipagi hari menjelang naiknya balon sekitar jam 6:30

Walau terlihat seperti daerah gersang dan bebatuan banyak sekali tetapi ternyata daerah Cappadocia mampu menghasilkan buah-buahan dan sayuran segar. Kami berada di Cappadocia dari tanggal 29 September 2015 sampai tanggal 1 Oktober 2015 dengan tujuan utama naik balon terbang menikmati keindahan wilayah Cappadocia dari udara.

Kapadokia (bahasa Turki: Kapadokya, dari bahasa Yunani: Καππαδοκία / Kappadokía, bahasa Persia: کاپادوکیه Kāpādōkiyeh; bahasa Inggris: Cappadocia, juga Capadocia) adalah daerah bersejarah di Anatolia Tengah, terutama di Provinsi Nevşehir di negara Turki modern.

Pada zaman Herodotus, Kapadokia dilaporkan meliputi seluruh daerah dari Pegunungan Taurus ke wilayah Euxine (pada Laut Hitam), dengan batas selatan rangkaian pegunungan Taurus yang memisahkannya dari daerah Kilikia, batas timur hulu sungai Efrat dan dataran tinggi Armenia, batas utara Pontus, dan batas barat Likaonia serta bagian timur Galatia

Hippodrome atau dikenal juga sebagai Hippodrome of Constantinople berlokasi dekat dengan Blue Mdsque, Basiiica Cistern, dan Hagia Sophia. Bangunan Hippodrome memang sudah tidak berdiri lagi, dan kini menjadi taman kota At Meydani. Yang masih tersisa kini adalah beberapa batu obelisk dari zaman Kaisar Romawi Theodosius dari abad ke-4.

Pembangunan Hippodrome dimulai pada masa kaisar Romawi Septimus Severus, tahun 203 Masehi. Namun baru terselesaikan tahun 330 Masehi di masa Kaisar Constantine Agung. Dulunya bangunan ini merupakan tempat pacuan kuda terbesar di dunia yang memiliki kapasitas tempat duduk untuk sekitar 100.000 orang.

Suleymaniye Mosque.

Masjid ini terletak di bukit ketiga, bukit yang paling tinggi di Istanbul. Terlihat sangat anggun dari kejauhan, menghadap ke arah Golden Horn, teluk berbentuk seperti tanduk yang memisahkan dua sisi.

 

Topkapi Palace (Topkapi Sarayi)

Selain Hagia Sophia', yang wajib untuk dikunjungi saat di Istanbul adalah Topkapi Palace. Istana ini dibangun oleh Sultan Mehmet II setelah berhasil menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Dinasti Ottoman yang berkuasa selama 624 tahun merupakan salah satu penguasa yang paling kuat di dunia. Topkapi menjadi pusat pemerintahan sekaligus merupakan kediaman resmi para Sultan Ottoman selama 400 tahun (1465-1856).

Subcategories